Dalam kehidupan sehari-hari dengan segala macam aktifitas kita dirumah, masalah selalu saja ada. Salah satu yang menyebalkan adalah saat keran rumah bocor, segala aktifitas pastinya akan terganggu, dan menutup stop kran haruslah menjadi prioritas pertama. Air yang tercecer kemana-mana menjadi kerjaan ekstra penghuni rumah.

Kenyamanan yang terganggu akibat bocornya sambungan jalur air akan lebih menyebalkan jika terjadi pada kran yang menempel di tembok ditambah lagi mengalami patah di dalam. Wah, merepotkan sekali. Seandainya kran hanya patah di luar tentu mengganti kran dengan yang baru akan sangat mudah. Namun, dengan patahnya kran di dalam akan meninggalkan sisa-sisa kran yang perlu dibersihkan dahulu sebelum menggantinya dengan kran yang baru.

Saat mengatasi kran yang patah di dalam ini hal yang paling menjengkelkan adalah mengeluarkan sisa-sisa patahan kran yang berada didalam pipa. Ada beberapa kasus terutama pada kran pasangan baru, patahan ini dapat dengan mudah di putar dengan bantuan tang dan kayu yang dapat masuk rapat ke patahan terebut. Namun, jika kran merupakan pasangan lama, dan kondisi ulir antar sambungan kran dan pipa ulir air akan merekat kuat akibat di tambahkan lem dan mengkerak. Sesungguhnya, pada kran kita tidak perlu menambahkan lem, jika kondisi ulir kran dan pipa masih bagus. Tetapi terkadang orang kurang yakin merekatkan kedua bagian tersebut tanpa tambahan lem. Nah, untuk mengatasi hal ini, kami punya beberapa trik dan cara yang dapat Anda coba.

  1. Siapkan beberapa alat dan bahan yang dapat memantu mempermudah kita mengeluarkan sisa dari kran yang patah d dalam. Seperti, Gergaji besi yang kecil, obeng pipih (-), sealtape,kran baru, serta palu.
  2. Sebelum memutuskan untuk memotong bagian dalam kran yang tersisa di dalam pipa, Anda dapat mencoba mengetuk dengan obeng pipih dan palu secara hati-hati, jangan sampai merusak saluran pipa yang lain.
  3. Anda juga dapat mencoba untuk sedikit kreatif. Gunakan batang kayu yang cukup fisit atau rapat untuk mencoba memutar patahan kran dengan memasukkan batang kayu ini ke dalam dan sedikit mengetoknya.
  4. Jika cara tersebut belum berhasil mengeluarkan sisa patahan kran, Maka gunakanlah gergaji besi. Potonglah sisa kran dari bagian dalam lubang pipa. Hati-hati, hindari memotong pada uliran drat pipa yang ada didalam. Pastikan anda hanya menggergaji bagian dari kran yang tersisa. Anda dapat membagi sisa kran menjadi dua bagian, atau empat bagian. Sesuaikan dengan tingkat kesulitaan saat mengeluarkannya nanti.
  5. Lalu, congkellah kepingan hasil potongan gergaji tadi dengan obeng pipih dengan ketukkan palu secara hati-hati. Untuk hasil yang maksimal, Anda dapat menyikat bagian tersebut untuk mengeluarkan serpihan kecil dengan sikat gigi.
  6. Nah setelah selesai mengeluarkan sisa patahan kran, Anda tingal memasang kran yang baru. Jika ulir drat dalam pipa masih dalam kondisi baik Hindari menggunakan lem. Namun, jika sudah rapuh dan banyak rusak akibat pengeluaran sisa patahan kran, Menggunakan lem dapat menjadi alternatif.

Jika, mengalami kesulitan maka tak ada salahnya memanggil tukang untuk memperbaiki kran tersebut, Karena urgensi kebutuhan air rumah tangga tentu akan terhambat jika terus menunda-nunda memperbaiki kran patah ini. Cara terakhir kita perlu membongkar dinding pada jalur pipa untuk mengeluarkan pipa dan menganti bagian penghubung ke kran. Semoga masalah kran di rumah Anda dapat di atasi dengan pertolongan pertama. Salam.