Saklar listrik merupakan salah satu perangkat yang berfungsi sebagai perangkat pengendali untuk memutuskan ataupun menghubungkan aliran listrik. Saklar yang sering disebut juga switch ini akan Anda jumpai di setiap rumah dan banyak digunakan untuk pengendali hidup atau matinya lampu. Namun, jangan mempersempit pandangan Anda bahwa saklar hanya digunakan untuk instalasi kelistrikan di bangunan rumah. Saklar sebenarnya juga kita jumpai di banyak perangkat elektronik lain, Namun, orang Indonesia sering mengkategorikan “saklar” untuk instalasi rumah dan “switch” untuk elektronik yang cinderung terlihat mikro. Sebagai contoh penggunaan saklar atau siwtch pada elektronik dan peralatan listrik lainnya seperti

  • Tombol On/Off pada televisi, komputer, laptop, kipas dll.
  • Saklar dinding untuk instalasi listrik bangunan
  • Bahkan, tuts keyboard dapat masuk ke kategori switch

Nah, agar tidak bingung dan dapat melakukan perawatan pada saklar listrik di rumah, Ada baiknya kita pahami cara kerja dari saklar ini terlebih dahulu.

Saklar yang sederhana terdiri dari dua buah konduktor, untuk hal instalasi listrik rumah konduktor yang digunakan biasanya adalah kabel tembaga. Jika kedua konduktor terhubung maka arus listrik akan mengalir melalui saklar dan diteruskan ke jalur kabel dari saklar tersebut, misalnya ke lampu sehingga ketika kita tekan saklar ke posisi ON maka lampu akan menyala. Sebaliknya, jika kita memposisikan saklar pada kondisi off, maka lampu akan mati yang berarti tidak ada arus listrik yang masuk ke lampu. Dengan kata lain, kedua konduktor kabel dari pusat atau sumber tidak terhubung dengan kabel untuk lampu tersebut. Sudah dapat gambaran cara kerja saklar di rumah Anda ? Nah, berdasarkan dua keadaan tersebut jika dalam elektronika sering juga disebut kondisi 1 dan 0, on/off. Namun, saat mencari referensi di media internet sebaiknya perhatikan apakah arus yang dibicarakan adalah listrik AC ataukah DC. Untuk hunian rumah, Sumber listrik yang digunakan adalah listrik AC ( listrik bolak balik ).

Ada beberapa orang yang takut atau kurang yakin dengan tindakannya jika berurusan dengan listrik. Terutama listrik bertegangan tinggi seperti dari sumber PLN. Nah, agar aman , tidak terjadi kongslet (korslet) dan kesetrum saat membersihkan saklar listrik di rumah, berikut ini cara yang tepat dan benar untuk membersihkan saklar listrik.

  1. Gunakan Tisu ataupun kain kering dan halus.
  2. Siapkan juga bahan bantu untuk mempermudah menghilangkan noda di saklar rumah yang biasanya terbuat dari plastik.
  3. tuang atau semprotkan cairan pembersih ( misalnya alkhol ) ini ke kain atau tisu ( jangan terlalu basah) secukupnya. Pastikan kain atau tisu tidak terlalu basah, yang dapat menyebabkan cairan ini masuk ke dalam atau menetes.
  4. Usaplah secara perahan hingga noda kuning, cat, bekas sidik jari, minyak dan lainnya yang ada di tempat saklar.
  5. Tiup atau gunakan blower kecil yang dapat membantu mempercepat proses pengeringan.

Anda dapat melakukan pembersihan ini secara rutin agar rumah selalu tampak bersih, jika dikanakan banyak kuman dan bakteri yang tersebar melalu sentuhan tangan, maka tak ada salahnya selalu memperhatikan kebersihan untuk benda-benda yang kita sering sentuh. Termasuk saklar listrik. Semoga artikel ini bermanfaat. Kebersihan sebagian dari Iman, Salam.